Skip to main content

Wisata Raja Ampat Papua

Warna Warni - Raja Ampat di Papua tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar. Nah seperti apa sih indahnya wisata di Raja Ampat Papua ini? Yuk kita langsung saja ikuti dan tonton liputan dari video berikut ini,


Untuk versi teksnya silakan bisa dibaca di bawah ini,

Tapi ini bukan sekedar mimpi. Wuuiih..


Wisata Raja Ampat Papua

Masih di Raja Ampat, dan sekarang kita menuju Kabui. Kabui ini terkenal dengan batuan karsnya yang indah-indah, tapi selama perjalanan nih, sebelum sampai ke Kabui, kita mampir dulu nih ke kampung Buton.

Jadi kita turun nih ke sana, karena itu uniknya banget, kampungnya itu di atas daratan miring, jadi batuan kars yang miring itu mereka membangun rumah-rumah mereka.

Masyarakat setempat di kampung Buton itu mata pencahariannya itu pada umumnya adalah nelayan. Mereka mencari ikan terus dapat ikan banyak banget, kecil-kecil, bervariasi ya ukurannya. Tapi rata-rata kecil-kecil dan mereka ngejual ikan ini sampai memasok ke pulau Jawa.

Nah kalau di pulau Jawa ini biasanya yang kita temuin sebagai ikan teri atau ikan asin.

Jadi kita penasaranlah dan kita datangin bapak Fadi.

Halo pak, selamat siang. Kalau di sini banyak banget ya ikan. Ini ikan asin ya pak? Mata pencahariannya ya pak? Iya. Mata pencaharian utamanya. Kalau bapak sendiri asalnya darimana memang? Saya dari Buton. Buton itu Sulawesi Tenggara. Jual ikan ini dimana pak? Sorong dan Surabaya.

Jadi sampai pulau Jawa juga ya? Baik bapak silakan dilanjut lagi pak ikan asinnya.

Ikan-ikan yang sudah dijemur ini belum diolah, belum dibumbuin atau apa, terus kita coba makan. Ternyata enak banget! Tapi belum asin banget. Terus kayanya kalau digoreng tuh makin gurih tuh, nah ini kaya sebelum digoreng gitu. Makasih pak.

Di sini kita menemukan satu tempat yang unik banget, yaitu goa. Nah tapi kalau dari atas nih goanya biasanya aja kelihatannya, soalnya gerbangnya itu agak kecil dan dekat dengan air. Tapi kalau kamu masuk ke dalam air itu terlihat bagus banget. Karena di dalam airnya itu, dia itu seperti gerbang segitiga.

Ya, kita sudah sampai di Kabui. Nah di sini ada goa, dan di dalamnya katanya itu luas dan ada cahaya yang bagus, katanya bagus banget kalau kita diving di sini. Bukan diving! Free dive! Jadi kita harus nyelam dikit, masuk ke bawah karena di bawah ini ada kaya gerbang segitiga gitu. Ayo kita langsung masuk.

Airnya segar, segar banget dan airnya jernih banget.


Menelusuri Goa Di Kabui

Pas kita masuk itu kelihatan ada cahaya yang masuk. Di bawah itu banyak karang-karang yang warna-warni disamping gerbangnya. Dan banyak ikan-ikan, jadi itu unik banget deh. Lagi airnya itu jernih banget.

Dan ada lubang cahaya di atas, jadi ngga gelap sama sekali kalau biasa di goa itu kan gelap tuh, nah ini ngga! Di sana kita main-main deh, berenang, nyemplung-nyemplung, ngelihat ke dalam ada apa sih, dan akhirnya kita menemukan spot untuk jumping.

Pertama kalinya loncat-loncat terus, aku itu takutnya itu di dalam airnya itu ada karang-karang. Jadi takutnya itu kalau kepentok-pentok gitu lho. Byaaar, loncat kaya segar banget gitu deh, dan ternyata tidak kepentok karang-karang.

Setelah kita keluar dari goa akhirnya kita melanjutkan perjalanan kita untuk mencari lokasi Cliff Jump.


Cliff Jump Di Raja Ampat

Pas ngelihat ke bawah, Oh my God, ini lumayan tinggi juga. Ngelihat tuh aduh airnya, untung hijau banget, jadi kaya pingin menarik kamu turun gitu. Tempat kita akan cliff jump ini garisnya. Lihat ke sekelilingnya ini bagus banget!

Aduh beneran loncat dari atas situ tuh? Dari tebing itu? Kaya ngga ada pilihan lain, ngga bisa nawar ya. Kurang lebih 10 meter, kurang lebih 10 meter saja. Meratapi nasib harus cliff jump, tapi kita tidak boleh kalah. Kita harus menang.

Bismillah guys, aku doakan dari sini, doakan saya dapat gambar yang bagus. Lho? Doakan saya selamat sampai ke bawah dan dapat gambar yang bagus agar bisa menghibur kalian semua. Tunggu dong jangan ayo ayo dong, orang kan jantungnya perlu di ini dulu. Jesslyn ngambil ancang-ancangnya itu agak-agak lama. Nah pas sudah nyari posisi yang enak buat injek nih, Jesslyn masih aduh deg-degan, jadi udah kaya maju, aduh ngga kuat ngga kuat. Maaf maaf nih, Jesslyn mentalnya masih belum nih masih belum.

Oke, Jesslyn silakan, deg-degan. Dan akhirnya oke Jesslyn harus bisa nih sudah terakhir kali. Jesslyn lari dan langsung loncat sejauh-jauhnya. Oh dan ternyata itu segar banget, pas nyampe di bawah terus ngerasa kaya ini gila banget ini gila banget, kaya ah adrenalinnya terlepas semuanya.

Apa yang barusan dilakukan oleh Jesslyn? Jesslyn are you ok? 10 meter lebih, jantung kayanya mau copot kayanya. Akhirnya aku ambil ancang-ancang agak jauh kan. Soalnya batuannya itu agak belendung gitu di bawahnya, ngga rata.

Wisata Raja Ampat Papua

Nah seru kan teman-teman? Jadi wisata Raja Ampat Papua itu perlu menjadi tujuan kita nih teman-teman, karena keindahannya yang sangat menakjubkan ini. Kalau begitu sekian dulu ya dan sampai ketemu lagi.



Baca juga:
  1. Wisata Pulau Tengah Karimun Jawa
  2. Tempat Wisata Di Pulau Bintan Yang Menawan
  3. Legenda Bukit Posuak

Popular posts from this blog

Perjalanan Hidup Bob Sadino

Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indon…

Vincent van Gogh : Pusaran Badai Hidup Sang Jenius Seni

Kisah Louise Braille

Bagi kaum tunanetra sosok Louis Braille ini ibarat sosok Prometheus. Berkat perjuangan dari Louis Braille dalam menciptakan huruf yang kini kita kenal dengan huruf Braille ini Louis Braille membuka banyak mata para kaum tunanetra sehingga bisa 'melihat' dunia melalui tulisan. Mari kita simak kisah hidupnya..

Prometheus dalam mitologi Yunani adalah titan yang mencuri api milik para dewa yang kemudian diberikannya kepada manusia agar manusia bisa mengembangkan peradaban. Karakter kepahlawan yang seperti Prometheus ini bisa kita jumpai pada diri Louis Braille ini.

Kira-kira lebih dari 200 tahun yang lampau, di Perancis di sebuah desa kecil disana, hiduplah sebuah keluarga sederhana di sebuah rumah batu yang mungil. Simon Rene Braille, seorang kepala keluarga yang menghidupi istri dan empat orang anaknya dengan bekerja membuat pelana kuda dan sadelnya bagi para petani di daerahnya.

Pada 4 Januari 1809, lahirlah seorang anak terakhir dari keluarga Simon Rene Braille, yang diberi n…