Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2013

Pesan Dibalik Tawa Manusia Duyung

Alkisah, di pinggir kota pelabuhan bernama Hofn, Iceland, hiduplah seorang nelayan bersama istrinya. Setiap hari, nelayan itu mengayuh perahunya ke laut untuk menjala ikan. Kadang ia beruntung, kadang tidak terlalu beruntung.


Nelayan itu pernah mendengar kabar bahwa di daerah tempat tinggalnya terpendam satu peti emas. Namun, ia tidak tahu di mana harta itu berada. Tidak mungkin kan, dia menggali setiap jengkal tanah di sekitar rumahnya? Akhirnya, sang nelayan hanya memendam impian agar bisa menemukan emas tersebut dan ia tidak perlu bersusah-payah menjala ikan setiap hari.
Suatu kali, seperti biasa nelayan itu menebar jala ikannya ke tengah laut. Tak lama, ia merasakan sentakan kuat. Nelayan itu langsung bersemangat. Ia membatin, “Hari ini aku pasti dapat ikan besar!”.

Nelayan itu mulai menarik jala ikannya. Semakin lama, jala tersebut terasa semakin berat, jauh lebih berat dari biasanya. Nelayan itu menarik dengan segenap tenaga, sampai akhirnya isi jala tersebut tampak olehnya. Bet…

Kartini Menerangi Indonesia

Kartini selama ini kita mengenalnya hanya sebagai seorang yang memperjuangkan emansipasi wanita dan merupakan pahlawan bagi kaum wanita. Namun pola pemikiran dari Kartini banyak dari kita yang belum paham. Bukunya yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang yang berisikan banyak pemikiran dia mengungkapkan banyak hal mengapa seorang Kartini dikenang sebagai pahlawan bagi kaum perempuan.

Di abad ke 19, dimana ketika itu sebagian besar masyarakat Indonesia masih buta huruf, Kartini muncul sebagai perempuan yang begitu banyak menorehkan pemikirannya untuk bangsa Indonesia. Pemikirannya tentang peranan perempuan dalam keluarga dan masyarakat, Kegelisahannya tentang agama, dan penolakkannya terhadap budaya feodal tertoreh jelas pada tulisan Kartini dalam surat-suratnya.

Surat-surat Kartini untuk pertama kalinya diterbitkan pada 1911 di Semarang, Surabaya, dan Den Haag atas prakarsa Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, Mr Jacques Henry Abendanon dengan judul Door Duister…