Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2013

Alfred Nobel : Kisah Dibalik Penghargaan Paling Bergengsi Di Dunia

Nama Nobel selalu dikaitkan dengan penghargaan kemanusiaan. Tak banyak yang tahu beragam sisi hidup si penggagas, yang juga seorang penemu dinamit, penyair yang penyendiri, dan inventor jenius.

Swedia, 21 Oktober 1833, lahirlah seorang bayi laki-laki yang dinamai Alfred, putra keempat dari Immanuel Nobel, penemu dan insinyur sukses yang membangun jembatan dan gedung. Dari pihak ayah, Alfred masih keturunan Olof Rudbeck, ilmuwan terkenal dari abad 17 yang membantu Swedia berkembang pesat.
Ironisnya, meski sang ibu, Andriette Ahlsell, berasal dari keluarga kaya, pada tahun ketika Alfred lahir, ayahnya mengalami kebangkrutan. Perusahaannya ditutup dan ia terpaksa mencari peruntungan di negeri lain, yaitu Finlandia. Andriette sendiri tetap di Swedia untuk mengasuh putra-putranya sambil membuka toko kelontong.

Pada 1842, kondisi keuangan keluarga Nobel kembali stabil, dan mereka semua hijrah ke St. Petersburg, Rusia, dimana Immanuel bekerja sebagai pembuat senjata. Putra-putra Nobel menda…

Aisha Uddin : Demi Islam, Kuhadapi Segala Tantangan

“Keluargaku tak senang. Mereka terus memprotes identitas Muslmiku, terus menginterogasi jika aku mengenakan jilbab,” keluh Aisha Uddin. Laura, demikian nama lamanya sebelum menjadi Muslimah. Namun, demi meleburkan hatinya pada jalan Islam yang lurus, ia kini enggan menggunakan nama itu. Ketulusan dan keikhlasannya menjadi Muslimah rupanya tak berbanding lurus dengan respons orang tua dan keluarganya. Mereka menolak keras keislamannya. Namun, wanita Inggris ini tetap setegar karang.
Usia Aisha baru menginjak 20 tahun saat memutuskan untuk memeluk Islam. Namun sejatinya, jauh sebelum itu ia telah merasa penasaran dengan Islam. Saaat remaja, ia sering diam-diam ke masjid dekat rumahnya. Ia menyelinap dan bertanya tentang Islam kepada siapa saja yang ada disana. Namun, belum lengkap pengetahuan Aisha tentang Islam, ia dan keluarganya pindah ke kota lain, Birmingham. Kepindahan keluarganya justru membawa hal positif bagi Aisha. Di Birmingham, Aisha mengenal beragam agam. Ia pun lebih ban…